Definisi Backbiting (Gheebah) dalam Islam- Hukuman dalam Quran dan Hadis

Islam mengajarkan kita dan menekankan untuk menghormati kehormatan orang lain. Salah satu dosa besar adalah seorang Muslim mengucapkan sepatah kata bagaimana ia menggambarkan saudaranya Muslim dengan cara yang negatif itu bisa secara eksplisit atau implisit. Gheebah atau fitnah pada dasarnya untuk berbicara tentang sesama Muslim Anda sedemikian rupa sehingga dia tidak akan menyukainya jika diberitahu tentang hal itu. Di dalamnya, apakah Anda berbicara tentang cacat fisik, keluarga, tata krama, perilaku, iman atau bahkan pakaiannya, rumah, moda transportasi semua ini terdiri atas Gheebah dan orang itu dikenal sebagai Mughtaab atau backbiter. Nabi Suci (SAW) mengatakan tentang Gheebah dalam salah satu hadisnya: “Seorang pria mungkin berbicara sepatah kata pun tanpa memikirkan implikasinya, tetapi karena itu, ia akan terjun ke Neraka lebih jauh dari jarak antara timur dan barat.” ( Sahih Bukhari)

belajar baca alquran

Memfitnah adalah dosa utama yang disebutkan dalam belajar baca Alquran dan Hadits. Tentang memfitnah Allah SWT berkata dalam belajar baca Alquran: “Sesungguhnya orang-orang yang menyukai amoralitas itu harus disebarkan [atau dipublikasikan] di antara mereka yang percaya akan mengalami hukuman yang menyakitkan di dunia ini dan akhirat. Dan Allah mengetahui dan kamu tidak tahu ”(Al-Quran, 24:19).

Dalam ayat lain dari belajar baca Alquran Suci Allah SWT menggambarkan hukuman dari fitnah dalam kata-kata ini: “Hai kamu, yang telah percaya, hindari banyak asumsi [negatif]. Memang, beberapa anggapan adalah dosa. Dan jangan memata-matai atau saling menyerang. Apakah salah satu dari Anda suka memakan daging saudaranya ketika mati? ”(Al-Quran, 49:12). Ayat belajar baca Alquran ini menjelaskan kondisi backbiter di akhirat. Allah SWT jelas bahwa orang yang memarahi seseorang layak mendapat hukuman yang akan dia dapatkan jika dia makan daging orang yang sama.

Tidak dapat diterima bagi seorang Muslim untuk menyebarkan desas-desus, atau terlibat dalam fitnah terhadap orang lain. Itulah mengapa Islam menekankan pada perlakukan orang lain dengan integritas dan rasa hormat dan itu juga merupakan tanda seorang percaya. Orang-orang Muslim diperingatkan tentang dosa-dosa lidah di mana mereka melakukan fitnah. Jelas bahwa siapa pun yang menjaga lidahnya pasti akan membuat lebih sedikit kesalahan. Dalam belajar baca Alquran, Allah SWT berkata: “Jangan pedulikan dirimu dengan hal-hal yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan, dan hatimu semuanya akan dipanggil untuk dipertanggungjawabkan ”(Al-Quran, 17:36)

bagi anda yang ingin lebih belajar baca alquran maka harus lebih rajin lagi dalam belajar

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah (SWT) mengatakan kata-kata tentang fitnah: “Apakah Anda tahu apa gheebah (fitnah) adalah?” Mereka berkata, “Allah dan Rasul-Nya tahu yang terbaik.” Dia berkata, “Mengatakan sesuatu tentang saudaramu yang dia tidak suka. ”Dikatakan,“ Bagaimana jika apa yang saya katakan tentang saudara laki-laki saya adalah benar? ”Dia berkata,“ Jika apa yang Anda katakan itu benar maka Anda telah membantahnya, dan jika itu tidak benar, maka Anda telah memfitnahnya. . (Muslim)

Mengolok-olok seseorang juga datang dalam fitnah. Nabi Muhammad yang kita cintai (SAW) menentang fitnah bahkan ketika itu muncul dalam keluarga-Nya. “Suatu kali seorang wanita mengunjungi Hazrat Aisha (RA) dan ketika wanita itu bangun untuk pergi, Hazrat Aisha (RA) membuat tanda dengan tangannya menunjukkan kepada Nabi (SAW) bahwa wanita itu bertubuh pendek. Nabi (SAW) segera menghukumnya, mengatakan, “Kamu telah membolos!” (Tirmidzi)

belajar baca alquran

Di bawah ini kita akan membahas Bagaimana Menghindari Fitrah (Gheebah):

Kita harus menyadari bahwa Allah SWT melihat dan mengetahui segala sesuatu di luar kita pemahaman dan visi terbatas. Kita juga harus menyadari bahwa tidak ada yang sempurna,

kita semua belajar baca alquran kurang dalam beberapa hal. Selalu berbicara dengan baik jika tidak diam.
.

  • Jika Anda mendengar rumor atau gosip tentang seseorang menyimpannya sendiri dan juga mengingatkan yang lain tidak bergosip jika mereka melakukannya lalu pergi dari sana. Allah SWT menyukai ini tindakan dalam Holy Quran Allah (SWT) mengatakan: “Jika mereka mendengar gosip, mereka pergi” (Al-Quran, 28:55)
  • Coba untuk menghindari memata-matai karena bahan bakar perdagangan rahasia dan misinformasi yang akhirnya menciptakan iklim ketidakpercayaan.
  • Paling penting adalah bertobat kepada Allah SWT untuk semua kesalahan dan juga mencari pengampunan untuk orang yang Anda sakiti.

Singkatnya, fitnah (gheebah) dilarang dalam Islam dan dianggap sebagai dosa besar. Gheebah memiliki hukuman yang berat dalam Islam yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits. Anas menceritakan bahwa Rasulullah (saw) berkata: “Ketika saya dibawa ke langit, saya melewati beberapa orang yang memiliki paku yang terbuat dari tembaga yang menggaruk wajah dan dada mereka. Saya bertanya siapa orang-orang ini Jibreel? Dia menjawab bahwa ini adalah orang-orang yang biasa memakan daging orang lain (mengumpat orang lain) dan mencemarkan nama baik mereka ”(Abu Dawood). Semoga Allah (SWT) menjauhkan kita dari dosa besar ini dan mengampuni kita semua. Ameen!